Hosana in excelcis.
Ketika saya masih SD, saya mengikuti ekstrakurikuler Pramuka Penggalang. Setiap pertemuan Pramuka, selalu diadakan ujian SKU. Bagi peserta yang sudah lulus sebuah nomor SKU, berhak menguji peserta lain yang belum lulus nomor SKU yang bersangkutan. Ketika itu, kami dibina oleh seorang bapak-bapak tua. Bapak-bapak itu, mengatakan demikian.
Bapak-Bapak : Bagi yang sudah lulus SKU nomor 2, nanti kalau di jalan tidak mau mengucapkan Salam Pramuka, ya, SKU nomor 2 terpaksa dicoret.
Saya pun membayangkan percakapan demikian.
Saya : Kalau SKU nomor 2 sudah dicoret, dan masih tidak mau mengucapkan Salam Pramuka, bagaimana, Pak?
Bapak-Bapak : Ya, SKU-nya di-suek (disobek).
Arigatou ikimono gakari.